Salamgowesgogreen....
Sunday, October 24, 2010
Reportase Gowes Fun Bike To Cikole 23 October 2010
Salamgowesgogreen....
Saturday, October 16, 2010
Menuju KM 0 Bojong Koneng
Salam Gowes
Hdk
Wednesday, October 13, 2010
Kategori Bersepedanya Om TT
Sedikit tulisan yang mudah-mudahan berguna buat kita semua.
Ada beberapa kategori bersepeda, dan yang saya ketahui antara lain Fun Bike, Cross Country, Up-Hill, All-Mountain, Down-Hill, seperti-nya dari 5 jenis ini yang lebih dikenal dan familiar buat kita.
FUN BIKE - Untuk kategori ini dijamin semua jenis sepeda dapat kita gunakan, dan tidak ada batasan umur (cowok/cewek, anak2, orang dewasa, kakek/nenek semua bisa ikut), selain bisa berkumpul dengan teman, FUN sudah pasti dan Sehat juga didapat, apalagi kalau bisa dapat hadiah-nya ehm… bukan main senang-nya ;)
Kadang FUN-Bike buat kita identik sekali dengan sebuat Even besar, padahal dengan komunitas kecil-pun bisa dilakukan (Gowes + Kuliner).
Bahaya/Kecelakaan??? BISA/SEDIKIT sekali kemungkinan untuk ini, karena biasanya kecepatan sepeda hanya sekian KM/jam saja, karena lebih bersifat kebersamaan yang ujung-ujung-nya mudah-mudahan hadiah-nya jatuh ke gue hick!.
CROSS COUNTRY - Untuk kategori ini semua umur (cowok/cewek, anak2, orang dewasa, kakek/nenek semua masih bisa ikut),, hanya jenis sepeda sudah mulai ditentukan (XC-Hardtail/Fulsus), walau ada juga beberapa yang masih memakai jenis sepeda RETRO (jenis sepeda Merk FEDERAL - dulu ngetop banget dah) hanya kurang nyaman kalau harus melalui Trek Off-Road atau Makadam/berbatuan, karena Fork yang digunakan solit atau tidak menggunakan shockbreaker.
Bahaya/Kecelakan??? BISA terjadi jika tidak menggunakan sepeda yang bukan peruntukan-nya, karena untuk kategori ini sudah mulai dituntut tekhnik dan kepiawaian si pengendara dalam bersepeda, antara lain : Permainan Siffter (pemindahan GIR - bahasa gampang-nya gitu deh) sudah mulai lebih aktif, keseimbangan badan juga sudah mulai dituntut di-saat melintas Trek Of-Road kering maupun basah, Trek mendaki/menurun.
ALL-MOUNTAIN - Untuk kategori ini di dominasi oleh cowok/cewek dewasa seperti-nya(mungkin kita sangat familiar denga trek untuk kategori sepeda ini RA/TW1/TW2/TW3.
Bahaya/Kecelakaan??? BISA banget jika kita tidak menggunakan jenis sepeda yang juga sudah mempunyai spesifikasi khusus, artinya travel fork diatas 120mm, Full-Sus, ukuran Ban dst… sampai dengan pemakaian Body Protector, karena Trek yang disuguhkan lebih di dominasi oleh turunan Off-Road, Makadam/berbatuan dengan konsisi basah/lembab.
Kepiawaian si pengedara jelas lebih di utamakan, dimana ke-seimbangan badan dan konsentrasi juga di tuntuk banyak.
UP-HILL - Untuk Kategori ini (cowok/cewek, orang dewasa, kakek/nenek semua masih bisa ikut) hanya umur sudah mulai di batasi (mungkin max.65th kali ya) dan sepeda yang digunakan lebih spesifikasi lagi, mulai jenis sepeda-nya sampai komponen-nya itu sendiri, ukuran Ban, HandleBar, TravelFork, sampai-sampai berat dari sepeda itu menjadi bagian terpenting (untuk jenis sepeda MTB).
Bahaya/Kecelakaan??? BISA terjadi dimana dan kapanpun, jika tidak dapat mengukur kemampuan/memaksakan diri untuk tetap bertahan tidak berhenti, terus aja nge-gowes disaat kondisi tubuh sudah tidak memungkinkan (biasa-nya berhubungan dengan JANTUNG) lebih di sarankan untuk selalu memakai alat pengukur pacu jantung jika ada, kalau tidak ya harus berfikir secara rasional aja deh ;) kapan saat-nya berhenti untuk ber-istirahat. Manaklukan Tanjakan, bukan berarti nge-gowes tidak berhenti sampai Finish/TOP-nya.
DOWN-HILL - Untuk Kategori ini lebih khusus lagi dan khusus buat yang muda-muda aja kali ya, selain SEPEDA-nya, HARGA-nya, sampai PERLENGAKAPAN-nya juga semua serba KHUSUS ;))) Gak banyak yang saya tahu untuk kategori ini.
Bahaya/Kecelakaan??? BANYAK walau kita sudah menggunakan sepeda yang memang untuk peruntukan-nya, dimana semua Trek turunan Off-Road dengan Single Trek dan Drop-Off (bener gak ya tulisan-nya), bahasa gampang-nya ajrut-ajrutan ;) Tekhnik dan kepiawaian sipengendara benar-benar di tuntut banyak dan lebih, dari cara berkendara sampai tekhnik melakukan drop-off yang benar.
Pada akhir-nya saya hanya dapat menghimbau kepada semua teman-teman C3, dari semua kategari ini tinggal kita yang pilih mau bermain dimana, dengan sepeda jenis apa, umur kita berapa, kemampuan kita bagaimana dan seterusnya, mungkin ini awal dari cara Mudah, Sehat & Selamat dalam bersepeda.
Gunakanlah sepeda yang memang untuk peruntukan-nya, kadang sengaja atau tidak justru kita yang melanggar dan mendekati bahaya yang berakibat mencelakakan diri sendiri.
Mohon maaf jika ada kekurangan dan kesalahan dalam bahasa, mohon pencerahan dari para Dewan Suro, dan para Pakar Sepeda C3.
Salam Safety Riding, Fit and Fun.
BH-nya TT.
Berikut ini tanggapan Om Anang dan Om Yani terkait tulisan Om Toto di atas:
Dear All,
Sekedar menambahkan ulasan Om Toto yakni ada 3(tiga) cara agar kita dapat bermain sepeda dengan nyaman dan benar
1. Cara mendapatkan sepeda
2. Cara memelihara sepeda
3. Cara memahami sepeda dan bersepeda
Akan saya coba kupas satu persatu sbb:
1. Cara mendapatkan sepeda :
Yg ini jelas sudah tau semua gak perlu detail saya jelaskan yakni datang ke penjual sepeda dan atau dapat hibah. Selain itu hukum nya Haram serta dapat kena deportasi dari republic C3 ke Republik tetangga untuk proses KUHP
2. Cara memelihara sepeda :
Yg ini juga gak perlu panjang penjelasan karena setelah punya sepeda tentu akan gaul dengan sesama goweser
dan akan terjadi komunikasi hal2 persepedahan termasuk pemeliharaanya tapi yg penting setelah memiliki sepeda harus di pake jangan di angkrakin krn Itu termasuk tidak memelihara dll
3. Cara memahami sepeda dan bersepeda:
Nah yang ini perlu saya kupas tuntas tentang berbagai hal2 dan pandangan2 serta uraian2 sehingga kita rakyat
Republik ini punya pemahaman cukup dan tidak salah. Namun masalah ini akan coba saya Paparkan nanti di Majalah C3 edisi pertama …………Penasaran kan...qiqiqiqiqqiqiiqiq
Note : kalo yg sudah punya bahan boleh silahken menjelasken tentang point 3
Salam Bodor
Anang
Om Yani wrote:
Ada yg kurang nih Om Anang, bagaimana cara tuker tambah yang baik. Misalnya kita pingin sepeda trek, tapi punyanya firebird.
Langkah 1. Cari temen yg mau firebird.
Langkah 2. Bujuk rayu temen supaya mau tuker firebird dgn rocky mountain.
Langkah 3. Cari temen yg punya sepeda trek.
Langkah 4. Bujuk rayu temen supaya mau pakai rocky mountain.
Langkah 5. Tuker rocky mountain dgn trek.
Langkah 6. Kalau bosen trek, ulang lagi ke langkah 1. Begitu dan seterusnya.
Prinsip utama tukar tambah adalah saling menguntungkan dan tidak boleh keluar uang. Gitu Om. Mantab kan. Hahahaha.....
Xixixi... Top dah om Anang.
Monday, October 11, 2010
TOURING ANOTHER PROJECT - Sabtu 09/10/10
Wednesday, October 6, 2010
Pembentukan Pengurus C3 Periode 2010-2012
- Jumpa Goweser I (JUMPA KOMUNITAS GOWESERS SE CIBUBUR), berlokasi di Perum The Address, pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2009, diikuti 400+ gowesers.
- Jumpa Goweser II (JUMPA KOMUNITAS GOWESERS SE-CIBUBUR KE-2), berlokasi di Perum Bukit Golf, pada hari Minggu tanggal 7 Maret 2010, diikuti 800+ goweser
- Jumpa Goweser III (Mandiri Gowes Bareng Di Cibubur, Family Fun Bike dan Gowes Offroad), berlokasi di Perum Citra Gran, pada hari Minggu tanggal 20 Juni 2010, diikuti 1500+ goweser
- Turut dalam Pencanangan One Biker One Three di daerah Puncak bersama Kementrian Kehutanan
- Ketua : Eddy Susanto
- Wakil Ketua : Slamet Hidayat
- Sekretaris : Prihandoko
- Wakil Sekretaris: Dodo Abdullah
- Bendahara : Ahmad Yani
- Wakil Bendahara : Rudy Rao
Tuesday, October 5, 2010
Tips nanjak, intinya: EMOSI - harus di atur biar connect sama Ratio
Saya coba ambil yang umum-nya aja ya Om ;)
Artinya :
Ke.1 Bisa karena biasa, pada awal jangan terlalu memaksakan Emosi sementara kita tidak memperhitungkan pada Kemampuan, awal-awal juga saya kepayahan tapi 2-3 kali dicoba bisa dilalui tanpa hambatan.
Ke.2 Perangkat pendukung juga diperlukan, tungangan HT lebih recommended, sepatu clit juga banyak membantu untuk kinerja otot supaya maximal (mengurangi terjadinya KRAM) sepeda gak perlu banyak accesories dan gak perlu mahal ;)))
ke.3 Jangan meng-gayuh sepeda langsung dengan kekuatan penuh, ingat semakin tinggi tanjakan semakin berat beban kaki kita untuk meng-gayuh sepeda, lakukan selangsam mungkin untuk meng-gayuh sepeda, jangan langsung menghabiskan gir terendah, sisakan 1 gir untuk spare disaat rute masih panjang dan kita masih punya sisa tenaga untuk menggunakan gir tersebut.
Ke.4 biasa-nya kita selalu terpangaruh pada teman untuk tidak turun pedal, itu yang terjadi dan akhirnya bukan cuma turun dari pedal tapi justru lemah lunglai, berhenti sejenak lebih baik dari TTB, biarkan jantung kita berdekup senormal mungkin kemudian lanjutkan perjalanan, 1-2-3 kali kita coba pasti bisa tidak turun dari pedal (pertanyaan-nya mau seberapa jauh kita tempuh untuk bisa membuktikan kita mampu gak turun dari pedal wuekekekekek.... apa itu perlu???).
Ke.5 Untuk menakluk-kan Tanjakan bukan berarti gak turun dari pedal, tapi bagaimana kita bisa mengatur nafas dan jantung.
Hentikan meng-gayuh sepeda saat kuping terasa berdekup (maaf terasa agak budek dan nguap terasa ngantuk ).
Hentikan meng-gayuh sepeda saat dada tersasa panas.
Hentikan meng-gayuh sepeda saat bagian paha teresa bergetar dan sedikit kaku.
Ke.6 Jangan pernah memaksakan kehendak, Insya Allah kita pulang dengan selamat.
Salam,
BH-nya TT
Monday, October 4, 2010
C3 Chapter Explorer Bukit Golf Gowes Jonggol-Bandung
Ide untuk melakukan perjalanan Jonggol - Bandung sebenarnya belum terlalu lama muncul, akan tetapi ide tersebut menjadi hasrat yang kuat ketika membaca pengalaman seorang goweser yang sendirian dengan Seli-nya melakukan perjalanan yang sama, hanya bedanya starting pointnya di Mc Donald Cibubur.
Setelah melempar ide kepada brothers explorer, mayoritas menyambut baik ide tersebut akan tetapi kita belum menentukan kapan tanggal pelaksanaan. Seminggu menjelang lebaran, saya berani memutuskan untuk berangkat tanggal 2 Oktober 2010. Maka di posting lah rencana tersebut di BB Group Explorer. Konfirmasi keikutsertaan datang pertama kali dari Bro Panji, kakak saya hehehe, yang selalu setia mengawal petualangan gowes saya, kemudian berturut-turut Bro Rau dan Bro Freddi, Bro Hendra, Bro Puh, Bro Arsya dan Bro Asman.
Awalnya kami akan berangkat, tanggal 1 Oktober pukul 7 malam dari Citra Indah Jonggol, akan tetapi berubah menjadi tanggal 2 pukul 1 dini hari. Peserta yang semula berjumlah 8 orang satu per satu mengundurkan diri yaitu bro asman, Bro Hendra dan Bro Fredi. Dua nama terakhir membatalkan keikutsertaan pada saat terakhir karena alasan yang sangat kuat, Bro Hendra sakit dan Bro Fredi ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal. Tetapi ada kejutan yang sangat menyenangkan dengan hadirnya Om John dalam rombongan kami, sungguh berkah karena akhirnya kami didampingi oleh mekanik dan rekan goweser handal. (Thx Bro Arsya). Jadi Rombongan final explorer yang berangkat adalah Temmy, Panji, Rau, Ridwan, Arsya dan John.
Mobil yang mendampingi kami berjumlah 3 unit, dan kami memulai loading sepeda pukul 23 .00 tanggal 1 Oktober. Pukul 01.30 rombongan meninggalkan Bukit Golf dengan diantar oleh rekan2 yang tidak bisa ikut (Bro Didit, Bro Fredi, dan Bro Agung). Sebelum berangkat kami mengisi energi di Mc Donald Cibubur.
Pukul 02.00 kami berangkat menuju Citra Indah Jonggol, tiba di sana sekitar 20 menit kami langsung merakit sepeda. Tepat pukul 02.42 kami berangkat setelah berdoa bersama dipimpin sesepuh explorer Ustadz Ridwan.
Rute awal Jonggol - Cariu, kami sangat menikmati udara segar dan dinginnya cuaca dini hari, wuuiiihhh sungguh nyaman suasana hati kami saat itu, ditambah dengan jalur yang banyak bonusnya alias lebih banyak turunan dan jalan datar. Kurang lebih setelah 25km gowes, kami sepakat untuk menunggu Shubuh di Mesjid As Syukur. Kami sholat, istirahat, makan bekal yang kami bawa, serta foto2 pastinya hehehe sebagai kenang2an.
Tepat pukul 5.45 kami berangkat lagi menuju penangkaran Rusa Cariu yang berjarak 6km dari mensjid As Syukur. Rute ini kami mulai menemukan berkah tanjakan ringan, untungnya udara masih segar sehingga sirkulasi udara di paru2 kami masih baik. Penangkaran Rusa kami tempuh dalam waktu 25 menit dengan kecepatan maks 20kpj.
Rute selanjutnya Penangkaran Rusa - Titik Awal NB (Ngehe Banget) atau Tanjakan Kesik, berjarak 3,5km sdh dimulai penyiksaan fisik dengan elevasi tanjakan yang cukup lumayan, tapi masih ada bonus turunan. Rute tersebut memaksa Bro Arsya untuk evakuasi. Setelah 10 menit kami tiba di jembatan besi yang merupakan titik awal NB. Sebagai informasi, NB berjarak 6km non stop tanpa ada turunan dengan elevasi mencapai 45 derajat. Goweser handal kami Bro Panji dan Bro Rudi melaju di depan, sementara saya ditemani Om John. Tanjakan pertama NB memaksa Bro Puh evakuasi. Saya masih ditemani Om John, dengan gaya khas saya Gowes Istiqomah hehehe, pelan yang penting rolling terus. Akhirnya Om John melewati saya karena saya harus berhenti untuk minum. Setelah istirahat sejenak, saya lanjut gowes, sementara ketiga goweser handal (Bro Panji, Bro Rau dan Om John) sdh tidak terlihat di depan saya. Setelah berjuang selama 75 menit, kami tiba di puncak NB. Leganya melewati "tanjakan Haram Jadah" kata Bro Panji. Kami beristirahat 30 menit untuk sarapan mie rebus, dan berganti kaos.
Rute selanjutnya menuju Cikalong kami lalui dengan agak santai karena turunan yg panjang. Akan tetapi, rute Cikalong - Ciranjang yang terasa menyiksa dengan tanjakan yang lumayan panjang, serta tranck lurus tanpa kelihatan ujungnya.
Setelah gowes selama hampir 8 jam kami tiba di pertigaan Ciranjang.
Setelah berfoto2 dan makan pisang kami melanjutkan rute jalan raya Ciranjang - Rajamandala yang cukup membosankan. Panas mulai menyengat sehingga energi kami gampang terkuras, frekuensi minumpun menjadi sering guna mengurangi dehidrasi. Hampir satu jam kami tiba dijembatan Rajamandala dan berfoto di Batas Kabupaten Bandung Barat. Pukul 11.00, perut Indonesia saya memaksa rekan2 untuk berhenti makan siang di Warung Nasi Pulen. Menu khas Sunda alakadarnya kami nikmati dengan lahap karena perut memang sudah lapar. Kami berhenti cukup lama, sampai pukul 13 karena menunggu Bro Puh yang mengalami Kram. Setelah Sholat Dzuhur yang di Jama dengan Ashar kami berangkat menuju Padalarang.
Berbagai keluhan sudah mulai terasa, pinggang pegal, telapak tangan sakit dan kesemutan, paha dan betis mulai sakit, serta last but not least area pangkal paha (pp) yang sering kebas membuat kami harus berhenti tiap 15 menit. Penting untuk para rekan2 goweser untuk berhenti jika area pp mulai rewel untuk menghindari dampak negatif.
Hanya semangat dan keteguhan yang membuat kami terus gowes.
Panas begitu menyengat, tapi sekali lagi Tuhan berbaik hati kepada kami, menjelang. Kawasan GunungKapur mendung muncul bahkan hujan sempat turun menjelang Padalarang. Kami dengan sabar terus mengayuh sepeda dengan speed 6kpj, ampyun dj, pp kami sering kebas. Setelah diguyur hujan dan menghisap asap knalpot kendaraan serta ditepok orang gila hahahaha, pukul 15 kami tiba di simpang Tol Padalarang.
Kami berfoto2 serta berganti baju, kami perintahkan 3 mobil untuk melanjutkan perjalanan lewat tol sementara kami terus gowes melewati cimahi.
Tim kami kembali komplit, rute padalarang - cimahi sangat padat dengan kendaraan, sehingga kami harus pandai2 menyelinap di antara kendaraan. Pukul 16 kami tiba di cimahi dan bersantai di Mie BaksoTegalega .... Harus dicoba Brows ... Gowes kami lanjutkan menuju Pasteur melewati Jalan Gunung Batu. Rute agak menanjak sedikit tapi kami memacu sepeda dengan semangat dalam suasana hujan karena tepat di sebelah kiri kami jalan tol pasteur. Kurang dari 20 menit kami tiba di depan Hotel Grand Aquila. Kami berpisah dengan Bro Arsya dan Om John yang harus kembali ke Jakarta malam itu juga.
Rute Final untuk kami berempat adalah Pasteur - Hotel Grand Seriti Hegarmanah Setiabudi, kami lalui dengan guyuran hujan. Eksotis sekali gowes di Bandung dengan cahaya lampu dan guyuran hujan. Unforgetable moment brows .... Waktu menunjukkan pukul 18.30 saat kami tiba di Grand Seriti Hegarmanah. Total waktu perjalanan kami 17 jam lebih sedikit.
Perasaan lelah, senang dan terharu menyelimuti kami, kami masih belum percaya telah menempuh perjalan sejauh 115 km dengan selamat dan sukses tanpa kurang sesuatu apapun, puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan atas anugerah kesehatan dan kekuatan bathin yang diberikan-Nya. Semoga perjalanan ini dapat membuat kami menjadi manusia yang lebih bersyukur dan tawaddu, amiin.
Diceritakan oleh Temmy atas nama Explorer untuk rekan-rekan C3






